Sarapan di Tsukiji Fish Market

Sebagai kota pelabuhan, ga heran kalau Tokyo memiliki pasar ikan dan seafood terbesar di dunia bernama Tsukiji Fish Market. Kalau di Jakarta mungkin semacam Pelabuhan Sunda Kelapa ya. Tidak hanya hasil tangkapan dari perairan Jepang, tangkapan dari nelayan Jepang di seluruh dunia pun mampir ke pasar ikan ini untuk dijual dengan total sekitar 700.000 ton persegi seafood dalam setahun! [1] Kok bisa sih segitu banyaknya? Ya karena terkait dengan pola konsumsi orang Jepang yang emang doyan makan ikan. Awalnya sih mereka makan ikan bukan cuma karena doyan, tapi emang sempat ada pelarangan makan daging selama beberapa abad di Era Kofun [2]. Selain untuk konsumsi, ikan juga menjadi salah satu bahan persembahan bagi dewa di kuil-kuil. Jadi wajar kan kalau Jepang punya pasar ikan terbesar di dunia. Untuk kualitas jangan ditanya, karena orang Jepang sering makan dalam bentuk mentah, maka hanya kualitas terbaik dan paling segar yang dijual di sini.

Peta Tsukiji Fish Market

Peta Tsukiji Fish Market

Continue reading

Filming Location: Boulangerie Sudo

 

Tourists may not be familiar with the name of this place. We also didn’t know anything about it until we saw one of Himitsu no Arashi-chan episodes (TBS, aired 2011.04.28). Nino and Leader took the guest, Horikita Maki, to one bread shop in Setagaya.

Nino, Leader and Horikita Maki in front of Boulangerie Sudo

Nino, Leader Ohno, and Horikita Maki in front of Boulangerie Sudo

For the sake of variety show, they had a quiz where they guessed the price of the served breads. Nino won the first question so he was able to eat the first bread, one of the most popular ones. And his reaction upon eating it has led us to this bread shop.

Continue reading

Halal Restaurant: Genji Restaurant Hilton Hotel Osaka

Berawal dari rasa penasaran pengen makan Kobe Beef, tapi setelah dicari-cari belum ada restoran di Osaka yang menawarkan Kobe Beef halal. Ya sudahlah kami pun membelokkan pilihan ke Wagyu halal. Satu-satunya restorang yang menyediakan Wagyu Halal yang kami temukan di Genji Restaurant, Hotel Hilton Osaka. Naik pesawat LCC tapi pengen makan di tempat mahal ya kami ini contohnya. Padahal ga pernah sekali pun di Indonesia kami makan di resto kelas atas. Sumpah belagu banget! Tapi dasar emang kami kere, harga untuk lunch course per orang-nya selalu dibanding-bandingin sama biaya pengeluaran kami yang lain. Makanya postingan ini bakal panjang, hahahaha (ga mau rugi).

It’s all began from our curiosity to taste Kobe Beef. We tried to find any restaurant that serve halal Kobe Beef in Osaka but there were none. So we decided to taste the real Wagyu instead. The restaurant we found to serve it is Genji Restaurant at Hilton Hotel Osaka. Even though we fly with LCC airlines, but we eat at a high class restaurant. LOL. This post gonna be long coz we already paid so much for the meal, hahahaha.

DSC_0172

Continue reading

CoCo Curry

Nama lengkapnya adalah Curry House CoCo Ichibanya, biar ringkes kami sebut saja CoCo Curry. Jangan tanya kenapa tulisan CoCo-nya macam alay begitu, dari sononya. Sewaktu di Nagoya, kios kari ala Jepang ini bertebaran di mana-mana, hampir di setiap belokan ada. Usut punya usut, ternyata di Nagoya-lah pertama kali gerai CoCo Curry dibuka lebih dari 37 tahun lalu. Mari kita cek apa yang tersaji di dalamnya.

2014-04-23 12.45.16

Continue reading