Fukuyama Castle

Kastil Fukuyama memang tidak setersohor seperti Kastil Himeji. Mungkin salah satu alasannya adalah tidak banyak turis asing yang mengetahui tentang keberadaan kota Fukuyama. Alasan lainnya adalah karena bentuknya yang standar, tidak ada yang istimewa. Satu-satunya alasan mengapa saya mengunjungi kastil ini adalah karena letaknya yang persis di seberang stasiun Fukuyama. Saat itu saya punya waktu sekitar 30 menit hingga kereta shinkansen datang. Meskipun kunjungan saya tidak direncanakan, tetapi Kastil ini menjadi salah satu spot favorit saya untuk dikunjungi saat musim gugur.

Continue reading

Osaka Expo ’70 Commemorative Park

Ada yang pernah mengunjungi World Expo? Selayaknya pertandingan tingkat dunia, ekshibisi yang menampilkan pavilion-pavilion dari berbagai negara di dunia ini diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Biasanya masing-masing negara akan membuat pavilion atau anjungan yang memperkenalkan keunggulan dan budaya dari negaranya sekaligus ajang unjuk pavilion dengan desain terunik. Yah, semacam anjungan di Taman Mini lah. Mengingat di dunia ini ada 195 negara (thanks to Sexy Zone now we remember the number of countries by heart), pasti perlu areal luas untuk membangun seluruh pavilion itu. Setelah ekshibisi berakhir, areal seluas itu jadi apa dong? Nah, untuk yang di Osaka, area yang digunakan untuk World Expo di tahun 1970 menjadi salah satu taman yang dinamakan Osaka Expo ’70 Commemorative Park. Taman ini makin nge-hits karena landmark-nya jadi inspirasi “Tomodachi Tower” di manga 20th Century Boy.

Monumen ’70 Expo yang tersohor

Untuk menuju ke sana, dari Stasiun Osaka/Umeda/Shin-Osaka pilih kereta menuju Stasiun Senri-chuo. Selanjutnya pindah ke jalur Osaka Monorail (stasiunnya beda gedung) ke Stasiun Bampakukinenkoen. Total waktu perjalanannya sekitar 50 menit. Iya lama, karena sebenarnya letaknya bukan di kota Osaka persis tapi agak di pinggir utara. Keluar dari stasiun, kita bisa melihat monument ’70 Expo yang ada di sebelah kiri stasiun. Lalu tinggal ikutin orang-orang dan papan petunjuk arah aja untuk berjalan menuju gerbang taman. Untuk masuk ke dalam, kita harus membayar tiket seharga 250 yen di mesin tiket.

Yay… akhirnya nyampe juga

Yang paling kiri biasanya antriannya paling pendek

Setelah gagal melihat ladang bunga cosmos di Fukuoka, alasan utama saya ke ke taman ini adalah karena mereka juga punya ladang cosmos yang biasanya dipamerkan pada bulan Oktober. Tapi memang saya tidak berjodoh dengan bunga cosmos, seminggu sebelum kedatangan saya, ladang cosmosnya hancur akibat angin topan T_T.

Pengumuman rusaknya ladang cosmos T_T

Tapi saya tetap masuk karena banyak tanaman-tanaman cantik di dalam Taman ini. Warna-warni autumn foliage-nya juga dapet dengan adanya pohon Momiji dan pepohonan lainnya di sana sini.

Warna merah daun Momiji cantik banget!

Ada juga yang masih kehijauan

Saya keukeuh pengen liat ladang cosmos siapa tau aja ada bagian yang selamat dari topan. Begitu sampai ternyata memang ada beberapa yang selamat, tapi jadi kurang fotogenic. Gak apa-apa lah, lumayan masih ada yang bisa dilihat. Kalau tidak terhantam topan, seharusnya kita bisa melihat sekitar 20 jenis bunga cosmos di sini.

Akibat topan

Gak cuma saya doang yang masih tetep pengen liat ladang cosmos, beberapa pengunjung lain juga tampaknya sudah membayangkan bakal picnic/camping di areal terbuka yang letaknya di tengah-tengah ladang.

Areal picnic di tengah ladang cosmos

Selain tanaman-tanaman, ada juga beberapa museum di dalamnya yang dapat dikunjungi, tapi harus bayar tiket masuk terpisah. Selain itu juga tersedia kereta untuk yang mau berkeliling tanpa perlu capek jalan kaki.


Sebenarnya masih banya areal yang belum saya eksplor karena tamannya luaaaassss banget. Gara-gara saya dating sekitar jam 2 siang padahal taman tutup jam 5 sore. Jadi buat yang pengen bener-bener lihat seluruh taman ini, sebaiknya dating lebih pagi sambal piknik makan siang bareng teman atau keluarga.

What: Osaka Expo ’70 Commemorative Park
Where: 1-1 Senribanpakukoen, Suita, Osaka Prefecture 565-0826, Japan [map]
How to go: Take a train to Bampakukinenkoen Station on Osaka Monorail Line, then take a 7 minute walk to the gate
How much: Adult 250 yen

Snoopy Room at Imperial Hotel Osaka

Jika kita menyukai sesuatu, maka apa yang akan rela kita lakukan mungkin akan sulit dipahami oleh logika (terutama logika orang lain). Contohnya kesukaan saya akan Snoopy yang sudah pada level tidak sehat. Tapi mau gimana lagi, rasanya bahagia terus bawaannya kalau lihat Snoopy. Bayangin gimana bahagianya saya saat menginap di Snoopy Room Imperial Hotel Osaka. Kamar hotel ini merupakan akomodasi termahal yang pernah kami tulis di blog ini. Bayar sendiri tanpa sponsor apalagi sugar daddy #penting.

Continue reading

Filming Location: Platina Data – Shinagawa Station

In Japan, a train station is not only for those who commuting everyday. It also serves as a meeting place, a shopping arcade, a food court, and a -common- shooting location. Go watch Japanese movies, doramas, anime, or variety shows. They often have scenes set in a train station, if not or in addition to the scene inside the train.

This time we go with a 2013 movie starring Ninomiya Kazunari: Pla-ti-na-Da-ta (of course you have to read it the way Nino said it in the movie). The set is when Ryuhei Kagura being chased by the police. He wandered around Shinagawa Station before he found the place to escape and hide.

Platina Data_Konan Exit Continue reading

Kastil Himeji

Ada yang pernah nonton Taiga Dorama yang ditayangin NHK berjudul Gunshi Kanbei? Dorama yang dibintangi oleh Okada Junichi-nya V6 ini mengambil latar di Provinsi Harima yang sekarang bernama perfektur Hyogo. Nah, kastil Himeji ikutan muncul dalam dorama ini. Kastil ini juga layak didapuk sebagai salah satu kastil tercantik dan paling banyak dikunjungi di Jepang karena nuasa warna putih yang mendominasi eksteriornya. Ga salah deh kalo menjadi salah satu situs warisan UNESCO.

Continue reading