Fangirling ke Singapura

Nonton konser atau butai dari grup idola favorit udah pasti salah satu ultimate goal sebagai fangirl/fanboy. Sayangnya kalau mau nonton langsung di negara asal mereka, jumlah uang yang harus dikeluarkan udah pasti cukup besar. Apalagi bagi fans JE yang juga dibatasi untuk bisa mendapatkan tiket konser, cuma yang tergabung di fans club aja yang bisa ikut undian beli tiket. Yap, karena berupa undian, belum tentu pula kita bisa bener-bener beli tiketnya.

Untung beberapa tahun terakhir ini kakek Johnny mulai mau bikin beberapa event di luar Jepang. Meski bukan di Indonesia, tapi masih lumayan lah mereka sudi mampir ke negara tetangga, Singapura. Mulai dari live screening Arashi Waku Waku Gakkou, sampai yang terakhir kemarin: Takizawa Kabuki.

Takizawa Kabuki 10th Anniversary in Singapore

Takizawa Kabuki 10th Anniversary in Singapore

Di awal masa terjerumus ke jurang fandom JE, saya sukaaaaa banget sama Tackey&Tsubasa. Lalu terjerumus lebih dalam lagi di jurang Johnny’s Junior. Didukung dengan line-up di Takizawa Kabuki kali ini ada Kitayama Hiromitsu dan MatsuJun KW alias Kawai Fumito, wajib banget nonton! Okelah mereka berdua sekarang udah debut dan ga lagi jadi Junior. Setelah jadi fans mereka hampir 8 tahun, rasanya mau pingsan menangis bahagia waktu ngeliat Kawai Fumito muncul *lebay*. WTF moment adalah ketika mereka nyanyi lagu “Rasa Sayange” untuk merayakan SG50 -____-“.

Saya menyesal banget beli tiket tribun (lantaran waktu itu lagi bokek), lain kali serius deh bakal bela-belain beli tiket yang VIP! *nanem pohon uang*. Karena alasan bokek itu juga saya ga beli souvenir apa-apa, huuuu…… Tapi lumayan lah mungut confetti buat kenang-kenangan, hahahaha. Ah iya, saya beli tiketnya online di SISTIC.  Kalau kamu ga punya kartu kredit dan tinggal di Jakarta, bisa beli langsung di agen resmi mereka Jakarta.

tiket dan souvenir wajib konser/butai JE: confetti!

tiket dan souvenir wajib konser/butai: confetti!

A happy fangirl

A happy fangirl

Souvenir Shop Takizawa Kabuki

Souvenir Shop Takizawa Kabuki

Ga cuma grup idol JE, musisi Jepang lainnya pun cenderung suka bikin pertunjukan di Singapura. Nah, makanya kali ini kami mau ngasih tips traveling sambil fangirling ke Singapura. Hitung-hitung latihan sebelum traveling beneran ke Jepang, Amiin!

Terbang ke Singapura

Harga tiket pesawat dari Jakarta ke Singapura relatif mirip kayak tiket ke kota-kota di Sumatera. Malahan kalau terbang ke Aceh jatuhnya lebih mahal. Ada beberapa budget airlines/LCC yang bisa dijadikan pilihan untuk terbang ke sana seperti Air Asia, Jetstar, Tiger Air, dan Lion Air. Coba cek harga masing-masing penerbangan untuk dapetin tiket termurah. Atau gunakan fasilitas pencari semacam skyscanner kalau malas ngunjungin situs mereka satu per satu.

Transportasi

Begitu kamu mendarat di Bandara Changi  dan melewati bagian imigrasi, ada beberapa pilihan untuk mencapai pusat kota: bis, taksi, dan MRT. Pilihan paling gampang dan murah pastinya MRT. Stasiun MRT ini letaknya di Terminal 2, jadi kalau kamu mendarat di Terminal 1 atau 3, naik Skytrain dulu ya. Harga tiket dari Bandara Changi ke Bugis sebesar S$2.3. Si mesin tiket cuma nerima uang kertas nominal S$1, S$2, dan S$5 aja, jadi kalau kamu punya pecahan uang nominal besar, bisa ditukar di loket sekitar situ. Mengoperasikan mesin tiketnya gampang kok kayak atm aja.

MRT juga bisa jadi pilihan utama untuk jalan-jalan sekitar Singapura, karena pastinya arena konser (biasanya sih di Singapore Indoor Stadium atau di Marina Bay), tempat-tempat wisata, dan spot-spot turis bisa dijangkau oleh MRT. Menguasai jalur MRT di Singapura bisa jadi latihan yang bagus untuk menguasai jalur Subway Tokyo, hahaha. Selain itu, karena ukuran negaranya yang kecil, kamu bisa banget jalan kaki untuk mengunjungi spot-spot wisata yang ingin dikunjungi. Lagi-lagi latihan banyak jalan kaki kalau nanti ke Jepang, hehe.

pic credit: here

Akomodasi

Berhubung saya biasanya kalo fangirling trip ke Singapura cuma 2 hari 1 malam aja, jadi seringnya tidur di Bandara. Antara ga punya uang dan pelit emang tipis bedanya….. Rekomendasi saya untuk tidur di bandara tuh di deket area Skytrain. Soalnya daerah sini cenderung remang-remang kalau malam dan ada bangku panjang tanpa sandaran tangan. Skytrain ini berhenti beroperasi jam 3 pagi kalau ga salah, jadi mungkin tidur kamu akan agak terganggu dengan orang berseliweran naik turun Skytrain. Oh iya, jangan lupa bawa pashmina dan kaus kaki kalau niat tidur di Bandara Changi, karena AC-nya dingiiiiinnnn….

Area Skytrain Terminal 2

Area Skytrain Terminal 2

Ga mau tidur di Bandara? Tenang…. sekarang di Singapura udah lumayan banyak hostel yang terjangkau. Kemarin saya menginap di The Inncrowd Backpacker Hostel di area Bugis. Harga per malam di kamar dorm S$20 (termasuk sarapan). Saya pilih di situ karena harganya relatif murah dan lokasinya bisa dijangkau dari 2 stasiun MRT (Bugis station dan Little India station). Di dekat hostel ada minimarket dan ada masjid juga, jadi kalau yang mau shalat Jumat ga perlu repot nyari. Tempat makan halal juga mudah dicari. Untuk mencari tempat menginap lainnya, saya biasa cari pakai booking.com. Ga perlu khawatir apakah letak akomodasi kita dekat ke arena konser/pertunjukan atau ngga, karena lagi-lagi Singapura itu kecil, jadi jaraknya relatif deket-deket aja.

Tempat Makan Halal

Untungnya warga Singapura familiar dengan konsep makanan Halal. Jadi mereka suka pasang sticker Halal di depan restoran/tempat makan. Kalaupun kamu ga liat logo Halal, biasanya si penjual (begitu ngeliat kita wanita sholehah berjilbab) bakal ngasih tau kalau makanan yang mereka jual ga Halal. Salah satu tempat makan Halal favorit saya adalah Tang Tea House. Letaknya memang jauh dari pusat kota, tapi dekat Bandara Changi dan buka sampai jam 4 dini hari. Jadi misalkan kamu mau menghabisakan malam bergadang sambil makan dan ngobrol ngalor ngidul sebelum flight besok paginya, tempat ini pas banget! FYI, kereta pertama ke Bandara dari stasiun Tanah Merah jam 05.20 (Senin-Sabtu)/05.47 (Minggu dan hari libur).

pic credit: here

Intinya sih ga susah kok nyari makanan Halal di Singapura. Restoran cepat saji semacam KFC dan McD pun ada sertifikat Halal. Bisa juga kamu cek website ini untuk ngecek tempat makan Halal di Singapura.

 

Semoga postingan ini bisa membantu ya untuk kamu-kamu yang mau traveling sambil fangirling/fanboying ke Singapura. Kalau ada informasi lain yang ingin kamu ketahui tapi ga ada di tulisan ini, silahkan tinggalkan komen. Insya Allah kami coba bantu jawab 🙂

2 thoughts on “Fangirling ke Singapura

  1. Sora says:

    Pilihan bobok si Changi boleh dicoba nih.
    Changi malam hari enak untuk dijelajahi kan?
    Btw, thanks infonya. 😘

    Btw lagi, Kawai Fumito gak boleh difoto pas manggung ya? Mau liyaaaaat bentuknya. :’3

    Like

    • hanavratilova says:

      Changi ya layaknya bandara aja sih, kalau toko-toko biasanya tengah malem udah tutup. Tapi ada beberapa tempat makan yang buka 24 jam. Kalau semacam lounge gitu juga ada, tapi ga tau berapa bayarnya karena ga pernah nyobain, hehe.

      Sayangnya peraturan no photo selama pertunjukan masih berlaku, jadi cuma bisa foto-foto setelah show selesai….

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s